Kamis, 08 Desember 2011

Budidaya Kecambah (Toge/Tauge)


Kecambah/Toge/Tauge adalah tumbuhan (sporofit) muda yang baru saja berkembang dari tahap embrionik di dalam biji.
Tahap perkembangannya disebut perkecambahan dan merupakan satu tahap kritis dalam kehidupan tumbuhan.
Kecambah biasanya dibagi menjadi tiga bagian utama: radikula (akar embrio), hipokotil, dan kotiledon (daun lembaga). Dua kelas dari tumbuhan berbunga dibedakan dari cacah daun lembaganya: monokotil dan dikotil. Tumbuhan berbiji terbuka lebih bervariasi dalam cacah lembaganya. Kecambah pinus misalnya dapat memiliki hingga delapan daun lembaga. Beberapa jenis tumbuhan berbunga tidak memiliki kotiledon, dan disebut akotiledon.
Kecambah/Toge/Tauge sebagai sumber panganKecambah sering digunakan sebagai bahan pangan dan digolongkan sebagai sayur-sayuran. Khazanah boga Asia mengenal tauge sebagai bagian dari menu yang cukup umum. Kecambah dikatakan makanan sehat karena kaya akan vitamin E namun dikritik pula karena beberapa kecambah membentuk zat antigizi.Kecambah jelai yang dikenal sebagai malt digunakan sebagai salah satu bahan baku bir. Malt juga digunakan sebagai bagian dari minuman sehat karena mengandung maltosa yang lebih rendah kalori daripada sukrosa.
Berikut adalah beberapa tumbuhan yang kecambahnya biasa dimakan orang :

§  Arugula
§  Alfalfa
§  Brokoli
§  Buckwheat
§  Klover

§  Garden cress
§  Dill
§  Fenugreek
§  Garbanzo
§  Serai
§  Lentil
§  Selada

§  Milk thistle
§  Mizuna
§  Mustar
§  Kapri
§  Quinoa
§  Radis

§  Kedelai
§  Tatsoi
§  Wheat grass
§  Kamut
§  Uwi

Kecambah/Toge/Tauge kacang hijau adalah salah satu jenis kecambah/toge/tauge yang paling banyak dijadikan bahan pangan atau bahan konsumsi pada umumnya, hal ini dikarenakan kecambah/toge/tauge dari kacang hijau banyak mengandung gizi yang diperlukan untuk memperlacar buang air besar maupun untuk mengurangi kegemukan. Ditinjau dari ilmu gizi setiap 100 gram kecambah/toge/tauge kacang hijau hanya mengandung 8 kalori panas, tetapi kandungan seratnya dapat meningkatkan kontraksi usus, sehingga punya efek dapat memperlancar buang air, ciri yang khas ini menyebabkan kecambah/toge/tauge kacang hijau punya peran penting untuk mengatasi masalah kegemukan.

Dan juga jika diteliti lebih lanjut kecambah/toge/tauge kacang hijau juga merupakan sayuran bergizi stabil. Menurut hasil analisa, kecambah/toge/tauge mengandung protein, lemak, karbohidrat, berbagai macam vitamin, serat, karotena, asam nitrat, fosfor, zat besi dan mineral.

Namun, sifat kecambah/toge/tauge kacang hijau adalah dingin, bila terlalu banyak mengonsumsinya juga akan mudah merusak lambung (kedinginan). Karena itu, bagi orang yang kondisi lambung/limpanya dingin, tidaklah cocok bila mengonsumsinya untuk jangka waktu lama. Akan dapat menimbulkan radang usus akut, radang lambung akut, serta diare dan bagi penderita berbagai penyakit lain juga tidak dapat makan terlalu banyak.

Berikut ini cara menanam atau budidaya kecambah/toge/tauge secara sederhana:

Bahan Dan Alat Yang diperlukan :
  • 1 Buah baki berukuran sedang
  • kapas secukupnya untuk melapisi bagian bawah baki
  • kacang hijau secukupnya
  • air
Cara pembuatan
  • cuci bersihkacang hijau kemudian rendam selama 24 jam, jika air sudah berbusa ganti air dengan yang baru
  • siapkan baki dan isi alas baki dengan kapas sampai semua wadah tertutup
  • kemudian siram kapas tersebut sampai basah dengan air
  • Masukkan kacang hijau yang akan jadi bakal tersebut pada baki, pastikan jangan terlalu dekat jarak antara satu calon kecambah/toge/tauge dengan calon kecambah/toge/tauge lain
  • Setelah semua tertata rapi, tempatkan pada tempat yang cukup terkena sinar matahari
  • Pastikan juga kapas tersebut selalu basah hingga 3 s.d 5 hari medatang
  • Biasanya kecambah/toge/tauge sudah bisa dipanen pada usia 3 hari. Jadi pada hari ketiga kecambah/toge/tauge sudah muncul silahkan anda panenkecambah/toge/tauge tersebut
Selamat anda sudah bisa menanam kecambah/toge/tauge dengan menggunakan tekhnik semihidroponik.

0 komentar:

Poskan Komentar